Viral Video WNA di Terminal Kedatangan Bandara HLO, Begini Penjelasan Imigrasi

oleh -59 views
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Sebuah video berdurasi 46 detik yang menunjukan beberapa Warga Negara Asing (WNA) tengah keluar dari pintu pesawat dengan mengenakan masker tengah heboh dan terus dibagikan ke grup-grup media sosial WhatsApp. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun anoatimes.id, video tersebut diambil di Bandara Halu Oleo (HLO) Kendari, Rabu (5/2/2020).

Namun, dari video itu belum diketahui apakah beberapa WNA tersebut datang dari daratan Tiongkok atau bukan, serta belum bisa dipastikan apakah mereka merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) atau hanya WNA yang tengah berlibur di Sultra.

Pihak Imigrasi Kelas I A Kendari melalui Kepala Seksi (Kasi) Inteldakim Purnomo menjelaskan saat sudah ada Peraturan Menteri (Permen) Hukum dan HAM Republik Indonesia (RI) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Bebas Visa Kunjungan, Visa, dan Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa Bagi Warga Negara Republik Rakyat Tiongkok.

“Intinya, Permen itu melarang WNA dan TKA yang yang berasal dari daratan Tiongkok untuk masuk ke Indonesia,” jelas Purnomo saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (3/2/2020).

Dengan adanya permen tersebut kata Purnomo semakin menegaskan bahwa saat ini tidak ada WNA ataupun TKA dari daratan Tiongkok yang masuk ke Indonesia khususnya Sultra. Selain iu juga pemerintah sudah melarang adanya penerbangan dengan rute Tiongkok.

“Yang jelas tidak ada yang dari Tionkok, itu sudah bisa dipastikan, penerbangan kan lebih dulu melarang,” katanya.

Mengenai video yang tengah viral, Purnomo membenarkan hal itu, bahwa video yang diambil itu berlokasi di Bandara HLO, namun mengenai WNA itu, Purnomo mengatakan mereka bukan berasal dari daratan Tiongkok. Purnomo mengatakan kemungkinan WNA yang ada dalam video tersebut merupakan TKA yang telah selesai melakukan perpanjangan visa dari negeri tetangga seperti Thailand dan Malaysia.

“Aturanya boleh, tidak masalah, misalnya izin tinggalnya sudah akan habis dan bisa diperpanjang. Jauh sebelumnya perusahaan ajukan ke Direktorat Imigrasi, ketika di setujui, kemudian akan disampaikn ke perusahaan dan TKA mengambil teleks visa di Kedutaan Indonesia diluar negeri, misalnya di Thailand dan Malaysia sesuai isi suratnya. Setelah mendapatkan visa di Kedutaan RI, mereka (TKA) masuk kembali ke sini (Indonesia),” ungkapnya.

Konsultan TKA PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) Yuda Novendri Yustan yang juga dikonfirmasi mengatakan saat ini PT VDNI sudah tidak mengambil TKA dari Tiongkok. Itu dilakukan untuk mencegah masuknya Virus Corona.

“Kita optimalkan TKA yang ada, yang sudah akan habis izin tinggal atau visanya, perusahaan melakukan pengurusan perpanjangan visa,” katanya.

Lanjut pria akrab disapa Babe itu mengatakan TKA Cina yang tersisa di PT VDNI kini bersisa 600 san orang, dan ada 352 TKA yang akan berakhir izinnya dan untuk mengoptimalkan para pekerja.

“TKA kita berangkatkan ke negeri tetangga seperti Malaysia. Jadi bukan ke Tiongkok. Di sana (Malaysia) di perpanjang di Kedutaan Besar RI dan setelah itu mereka (TKA) masuk kembali di Indonesia untuk kembali bekerja,” jelasnya.

Laporan: Awi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •