Waspada, Garam Ilegal Masih Beredar di Pasaran

oleh -43 views
Polda Sultra saat menggelar konfrensi pers terkait garam ilegal yang dimankan sebanyak 50 ton. Foto ; istimewa
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOATIMES.ID, KENDARI – Polda Sultra melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirteskrimsus), pada pertengahan Januari 2018 kemarin telah berhasil mengamankan garam ilegal bermerk Garam Jeneponto Cap Bangau Biru dari sebuah gudang dibilangan Kecamatan Baruga, Kota Kendari. Tak tanggung-tanggung garam ilegal yang tidak memiliki izin edar tersebut diamankan sebanyak 50 ton, bersama pemilik gudang, JM.

Rupanya, garam ilegal tersebut sudah terlanjur beredar dipasaran bahkan di kios-kios, seperti yang di alami seorang ibu rumah tangga yang beralamat di Jalan Mekar Damai, Kecamatan Kadia, Ibu rumah tangga yang tidak ingin identitasnya disebutkan tidak sengaja membeli garam ilegal tersebut di salah satu ruko di bilangan Jalan Mekar, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

tiga bungkus garam ilegal yang di beli ibu rumah tangga di Jalan Mekar Damai, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Foto : Awi / anoatimes.id

“Saya pergi belanja di ruko di depan, mau beli garam, Tapi ini sudah terlanjur saya beli empat bungkus,” ujar ibu tersebut, Minggu, (25/2/2018) kemarin.

Dengan masih adanya garam ilegal yang masih beredar di pasaran, Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto SIk yang di hubungi via seluler mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dengan sejumlah instansi yang berkompeten untuk melaksanakan operasi menarik garam-garama tersebut dari peredarannya di pasaran.

“Kemungkinan garam tersebut diproduksi dan diedarkan sebelum dilakukan pendindakan oleh Ditreskrimsus. Kami akan segera laksanakan operasi dipasaran untuk menarik garam tersebut dengan melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sultra dan Dinas Kesehatan,” tegas Jenderal Bintang Satu tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini di publis, Kepala BPOM Sultra dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari masih belum bisa di konfirmasi.

Untuk diketahui, garam ilegal merk Garam Jeneponto cap Bangau Biru tersebut tidak memiliki izin edar, dan dikhawatirkan akan menimbulkan efek samping bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.

Laporan : Awi

 

 

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •