Wow, Kasus Pedofilia di Kecamatan Poasia Tertinggi Sepanjang Tahun 2017

oleh -35 views
Direktur LBH Kendari, Anselmus Masiku
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ANOTIMES.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mengambil langkah penangan terutama pencegahan terhadap Pedofilia. Pasalnya kasus Pedofilia kerap terjadi di Kendari, seperti yang terjadi di Kecamatan Poasia.

Berdasarkan data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Kendari, kasus pedofilia tertinggi berada di Kecamatan Poais yakni mencapau 17 kasus.

Baca Juga : Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Jadi Perhatian Khusus Pemkot Kendari

Direktur LBH Kendari, Anselmus Masiku kepada anoatimes.id mengatakan
Kecamatan poasia menempati peringkat pertama kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur (pedofilia) dengan jumlah 17 kasus.

“Paling banyak itu daerah poasia, tertinggi tapi khusus untuk kasus pedofilia,” ungkap Anselmus saat ditemui diruang kerjanya.

Lebih lanjut, Anselmus menjelaskan dari 17 kasus pedofilia, rata-rata pelaku merupakan kerabat dekat korban.

“Mulai dari teman, guru ngaji ada juga kakeknnya kalau ndak salah, jadi pada prinsipnya dia (pelaku pedofilia) selalu orang terdekat kalau untuk kasus pedofilia,” jelasnya.

Untuk itu Anselmu menambahkan, LBH memiliki peran penting untuk mendampingi korban kekerasan seksual terhadap anak (pedofilia) agar para korban memiliki kepercayaan diri kembali dan melaporkan pelaku.

“Jadi pada prinsipnya kita dampingi korban supaya mereka paham prosedur hukum yang harus mereka jalani,” ungkapnya.

Lanjut Anselmu, juga menambahkan dalam menangani kasus phedofilia pihaknya sering di dampingi dengan Rumpun Perempuan Sultra (RPS) dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) bagi korban yang mengalami trauma Healing (ketakutan yang berlebih).

“Kalau membutuhkan pendampingan karena trauma dari korban, kami biasanya bekerjasama dengan RPS dan RSJ untuk melakukan trauma healing,” pungkasnya.

Laporan: Jauhar

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •