Wow, Ketua KPU Sultra Sebut Ada Makelar Terhadap Seleksi Anggota KPU

oleh -136 views
Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Hidayatullah

ANOATIMES.ID, KENDARI – Meski tak lulus dalam seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2023, Hidayatullah yang saat ini masih menjabat Ketua KPU Provinsi Sultra tetap berkomitmen menjaga integritas lembaga KPU.

Terbukti, dirinya bakal berkoordinasi dengan saber pungli Polda Sultra untuk membongkar para makelar yang meminta sejumlah uang dengan menjanjikan kelulusan bagi para peserta seleksi anggota KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Padahal yang menentukan lulus dan tidaknya ialah tim seleksi (timsel).

“Senin ini, (16/4) saya akan berkoordinasi dengan saber pungli Polda Sultra untuk meminta bantuan mengamputasi para makelar yang ingin merusak integritas KPU,” ujar Hidayatullah saat mengelar konfrensi pers, Sabtu (14/4) di Kendari.

Lanjut, Hidayatullah menjelaskan bahwa dirinya mendapat laporan ada makelar yang meminta sejumlah uang bahkan dengan nilai fantastis hingga Rp 350 juta untuk dapat lulus dan menjadi komisioner KPU.

“Untuk Provinsi saya serahkan ke KPU RI, sudah ada yang mengaku dimintai uang, yang bersangkutan juga sudah melaporkan ke KPU RI,” ujar Hidayatullah saat menggelar konfrensi pers, Sabtu (14/4) di Kendari.

Sedangkan untuk yang 15 Kabupaten dan Kota, dirinya sudah melakukan penelusuran dan menginterview beberapa calon peserta yang dimintai sejumlah uang oleh makelar.

“Besarannya ada Rp 300 juta, Rp 250 juta per orang. Untuk modusnya nanti saya akan sampaikan ke saber pungli Polda Sultra,” tuturnya.

“Saya tidak menuduh Timsel, tapi memang ada makelar yang bekerja tidak tahu kepentingannya apa dengan meminta sejumlah duit ke peserta dengan janji diluluskan padahal yang bisa meluluskan itu timsel bukan makelar,” tegasnya.

Laporan : Awi